Spesies burung yang ada di Kebun Binatang Ragunan sekitar
270 spesies. Kebanyakan hasil penangkaran dan mengembang-biakan sendiri atau
tukar menukar burung yang berbeda dari kebun binatang lain untuk menambah
koleksi yang ada”, ujar Wahyudi Bambang, Bagian Promosi Bidang Rekreasi
Pelayanan Publik Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.
Ada beberapa spesies di antaranya termasuk burung langka yakni burung merak
biru, jalak bali, dan kakatua. Perkembang-biakan burung di Kebun Binatang Ragunan dilakukan secara alami untuk
burung kakatua cukup dengan mengamati perilaku. Bila bertelur akan dierami
selama 28-35 hari. ”Jumlah anak kakatua sudah banyak, ada beberapa kelahiran
yang kita amati di sini, setiap burung perawatannya berbeda-beda dari yang
lainnya”, jelas Wahyudi.
Sunaryo salah satu perawat burung Ragunan mengatakan, merak biru adalah burung
yang perawatannya sangat mudah dan tidak merepotkan, sedangkan burung kakatua
adalah binatang yang luar biasa setia, bulu mereka sangat lembut dan indah.
”Burung ini sangat pintar dan ingin tahu”, imbuhnya.
“Burung kakatua senang pamer diri dan membuat tingkah lucu dengan membentangkan
sayapnya, kepalanya naik turun, menari dan berteriak. Mereka sangat aktif dan
selalu ingin tahu mengenai lingkungan sekitarnya”, jelas Sunaryo yang setiap
hari-harinya merawat burung di Ragunan.
Burung kakatua, tumbuh sehat sebagai hewan peliharaan jika tuannya menyediakan
banyak waktu dan perhatian kepadanya. Burung merasa bosan bila ia bersuara
melengking dan mencabuti bulunya sendiri. ”Saya di sini selain membersihkan dan
menjaga burung terkadang saat memberi makanpun saya ajak bermain”, ungkapnya.
Burung ini berkelakuan sangat berbeda dibanding burung lainnya. Mereka lebih
banyak mempunyai warna bulu burung yang sewarna, seperti putih atau hitam dan
mereka mempunyai kepala yang tegak lurus, kemampuan bergerak mengikuti sesuatu.
Paruhnya sangat besar, kuat dan mudah menghancurkan objek.
Berikut cara merawat Burung Kakak tua, berlaku untuk semua
jenis Burung kakak tua baik Burung Kakatua Raja / Burung Kakatua jambul kuning
atau jenis yang lain :
Membuat kandang kakatua
Burung Kakatua merupakan jenis burung yang dilindungi sehingga perlu izin dari
pihak terkait jika ingin memeliharanya. Kandang burung kakatua kecil bisa
dibuat (70 x 70 x 100) cm. Sementara untuk burung kakatua dewasam buat ukuran
kandang (100 x 100 x 200) cm. Gunakan kandang yang berjeruji horisontal karena
burung kakatua suka memanjat. Burung Kakatua juga mempunyai paruh yang kuat
sehingga mampu menghancurkan jeruji dan menabrakkan dirinya di dalam kandang.
Berikan snap lock yang terbaik untuk keamanan pintu kandang. Buat tenggeran
berukuran 26-30 mm untuk kakatua kecil dan 35-45 mm untuk kakatua besar.
Ranting dari pohon buah juga sangat baik diberikan di dalam kandang.
Melatih kakatua berkicau
Melatih burung Burung kakatua bicara memerlukan rasa kasih sayang, kesabaran,
dan konsisten. Burung yang masih kecil pada umumnya jauh lebih mudah dilatih
daripada burung yang sudah besar. Metode pelatihan dilakukan secara konsisten.
Setiap perkataan atau frase yang diajarkan harus ditunjang oleh arti atau tanda
yang membedakannya dari perkataan lain. Sebagai contoh, pada waktu matahari
terbit secara rutin dan berulang-ulang ucapkanlah ”Selamat Pagi” dan pada waktu
matahari terbenam ucapkanlah ”Selamat Malam”. Dari perbedaan waktu pagi dan
malam, si burung akan menyadari perbedaan arti dari kedua perkataan tersebut.
Sebelum mahir benar, jangan ajak kakatua bercanda dulu, misalnya menawarkan
makanan, tetapi tidak jadi diberikan.
Memandikan Burung kakatua
Memandikan Burung kakatua akan membuat bulu-bulunya menjadi mengilap dan
bentuknya menjadi bagus. Seminggu sekali, sebaiknya kakatua dimandikan. Gunakan
air pancuran atau selang yang menggunakan spray head. Namun, bila menggunakan
air pancuran, tahan semprotan air dengan tangan. Saat memandikan, usahakan
sayapnya tetap dalam keadaan seimbang. Selain itu, sediakan mangkuk atau wadah
keramik berukuran panjang 30-35 cm untuk berendam. Untuk berendam, gunakan air
yang hangat kuku. Setelah dimandikan sebaiknya dijemur agar bulunya tidak
rusak. jangan terkena sinar matahari langsung, waktu memandikan yang baik pagi
hari pada saat cuaca cerah atau sore hari.
Ragam makanan kakatua
Berikan biji-bijian dengan suplemen tambahan seperti sprouted seeds sebagai makanan
kakatua. Buah-buahan dan sayuran, seperti apel, pir, plum, pepaya jeruk,
pisang, peach, wortel, brokoli, dan kacang panjang juga bisa diberikan pada
kakatua. Jangan berikan avokad karena bersifat racun bagi burung. Jangan
berikan bumbu penyedap dan daging pada setiap makanannya karena akan
mengakibatkan kegemukan. Setiap minggu, Anda juga bisa memberikan calcium
blocks yang telah dihancurkan dan ditaburkan di dalam makanannya. Wadah untuk
makanan dan minuman sebaiknya terbuat dari keramik atau stainless steel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar